Pages

Senin, 25 Februari 2013

Cara Menginstall Joomla

Cara menginstall Joomla di Komputer Lokal ( Localhost )
Sebelum dapat menggunakan Joomla untuk membuat atau merancang sebuah website atau blog, ada beberapa persyaratan yang harus kita lakukan atau ada di komputer kita diantaranya :
  • program xampp danyang sejenisnya wisal wamp server,  program ini secara mudahnya dapat diartikan sebagai sebuah program yang berfungsi sebagai server di dalam komputer kita. Untuk yang belum pernah melakukan proses install Xampp dapat melihat di artikel terkait dengan judul ” Tutorial Install XAMPP di komputer
  • Winrar dan atau Program sejenis (winzip, power archiver dll) berfungsi untuk melakukan proses extract dari master joomla yang merupakan File dalam format compress ( Rar, Zip Tar dll)
  • Master Joomla terbaru yang dapat anda download dari sumbernya www.joomla.org

setelah tiga poin diatas terpenuhi maka proses instalasi insya Allah dapat kita lanjutkan, berikut adalah langkah-langkah proses instalasi ( Versi Rheeantz…wkwkkk) tersebut:
  • Buat sebuah Folder baru di ( dengan lokasi ) C:\Program Files\xampp\htdocs\ misal nama folder latihan
  • setelah itu extract ( doouble click aja )  master joomla ke dalam folder tersebut diatas
    C:\Program Files\xampp\htdocs\latihan
  • setelah itu jalankan program xampp dengan mengklik dua kali di desktop icon (logo)  xampp atau start- all programs-apachefriend-xampp-xampp control panel server
  • Buka browser anda dan ketikkan pada address bar localhost/latihan dan akan muncul tampilan instalasi joomla
  • Step 1 Pilihan bahasa : untuk kemudahan pilih aja bahasa inggris atau kalau ingin yang lebih sulit pake aja bahasa prancis atau mana suka-suka dech, Klik tombol Next di kanan atas
  • Step 2 Pres instalation Check , melakukan pengecekan kelengkapan yang dibutuhkan, klik aja Next lagi
  • Step 3 License / lisensi , keterangan mengenai lisensi Joomla yang berlabl GNU General Public Liscense. Klik aja Next
  • Step ke 4 Database Configuration
    pada kolom yang tersedia isikan sebagai berikut:Database Type             = mysql
    Host Name                   = localhost
    Username                     = root
    Password                     = kosongkan saja Database nama = nama database yang akan anda pakai sebagai database website yang anda buat missal   dblatihan
    lalu klik Next


  • Step ke 5 FTP Configuration kita tidak perlu mengisi apa-apa disini klik aja Next
  • Step ke 6 Main Configuration isi kolom yang ada sebagai berikut
    site name : (misal) Website Latihan
    your email : (misal) emailkkuuuu@gmail.com
    admin password : (misal) 123456
    confirm admin password : (ulangi password yang tadi anda buat misal) 123456untuk proses pembelajaran joomla pemula klik tombol Install Sample Data di bagian bawah lalu klik Next
  • Step ke 7 : proses instalasi sudah hampir selesai , yang perlu lakukan sekarang adalah menghapus folder bernama instalation di dalam folder localhost/xampp/latihan
  • setelah Folder bernama instalation tadi sukses dibuang, klik tombol site yang ada di pojok kanan atas instalasi Joomla tahap akhir tadi. dan anda akan melihat sebuah website Joomla siap diutak -atik sesuai keinginan anda.

Minggu, 17 Februari 2013

Langkah wal menginstal Joomla
Buat sebuah Folder baru di ( dengan lokasi ) C:\Program Files\xampp\htdocs\ misal nama folder “Informatika”
setelah itu extract ( doouble click aja )  master joomla ke dalam folder  C:\Program Files\xampp\htdocs\Imformatika

Cara menginstal jomla
Buka browser anda dan ketikkan pada address bar localhost/Informatika dan akan muncul tampilan instalasi joomla
1.Pilihan bahasa : untuk kemudahan pilih aja bahasa inggris lalu Klik tombol Next di kanan atas
2.Pres instalation Check , melakukan pengecekan kelengkapan yang dibutuhkan, klik aja Next

 3.License / lisensi , keterangan mengenai lisensi Joomla yang berlabl GNU General Public Liscense. Klik aja Next

4. Database Configuration
pada kolom yang tersedia isikan sebagai berikut
Database Type             = mysql
Host Name                   = localhost
Username                     = root
Password                     = kosongkan saja
Database nama = nama database yang akan anda pakai sebagai database website yang anda buat misalkan Informatika
lalu klik Next
 5. FTP Configuration kita tidak perlu mengisi apa-apa disini klik aja Next
6 .Main Configuration isi kolom yang ada sebagai berikut
site name : (misal) Informatika
your email : (misal) admin@gmail.com
admin password : (misal) admin
confirm admin password : (ulangi password yang tadi anda buat misal) untuk proses pembelajaran joomla pemula klik tombol Install Sample Data di bagian bawah lalu klik Next
 7. proses instalasi sudah hampir selesai , yang perlu lakukan sekarang adalah menghapus folder bernama instalation di dalam folder localhost/xampp/latihan
setelah Folder bernama instalation tadi sukses dibuang, klik tombol site yang ada di pojok kanan atas instalasi Joomla tahap akhir tadi. dan anda akan melihat sebuah website Joomla siap diutak -atik sesuai keinginan anda.

Kamis, 14 Februari 2013

Perbedaan masing-masing software Advanced SystemCare , Glary Utilities , Comodo System Cleaner


Advanced SystemCare

Advanced SystemCare adalah program mantenance terbaik dengan 35 juta download yang telah dilakukan semenjak diluncurkan pertama pada tahun 2006. Advanced SystemCare bekerja sangat baik hanya dengan menggunakan satu tombol CARE, maka pekerjaan maintenance seperti protect, repair, clean dan optimize bisa dilakukan sekaligus.
Advanced SystemCare dipastikan bebas adware, spyware atau virus dengan interface dan cara penggunaan yang mucah. Sebuah program maintenance gratis yang patut dimiliki untuk mengoptimalisasi kemampuan PC. Inilah tampilan 
Advanced SystemCare



Glary Utilities

Glary Utilities adalah utilitas yang dapat difungsikan untuk membersihkan registry dan disk, proteksi privasi, akselesari kemampuan dan beragam tool multifungsi lainya. Glary Utilities juga mampu menghapus registry error yang membandel dibersihkan, merapikan cluster, optimalisasi kecepatan internet, melindungi file berharga dan meningkatkan kemampuan PC.
User interface yang ditampilkan juga mudah, tombol-tombol beserta fungsinya dijelaskan secara detail. Glary Utilities dibagi menjadi dua, navice untuk versi gratis dan profesioanal untuk yang berbayar. Perbedaanya hanya terletak pada kelengkapan fitur maintenance yang ditawarkan.

Comodo System Cleaner

Comodo System Cleaner adalah toolkit yang dapat mengoptimalkan komputer lebih cepat, lebih efisien dan lebih terlindungi. Dilengkapi dengan fasilitas diagnosis yang mampu menemukan masalah di komputer secara otomatis.
Comodo System Cleaner menyertakan bebarapa fitur maintenance windows seperti registry cleaner, disk cleaner, optimize system performance, dan monitoring process. Comodo System Cleaner tersedia untuk beragam sistem oprerasi windows, baik yang 32 maupun 64.

Kamis, 07 Februari 2013

SPECCY

Speccy adalah software untuk meliha spesifikasi komputer.
fitur apa saja yang telah di sediakan ?
  • sistem operasi
  • CPU
  • RAM
  • Motherboard
  • Graphics
  • Hard drives
  • Optical Drives
  • Audio
  • Peripherals
  • Network
Untuk lebih jelasnya mari kita lihat tampilannya


CPU-Z
CPU-Z adalah sebuah utilitas freeware yang memberikan informasi mengenai perangkat utama yang terdapat pada komputer. CPU-Z akan menampilkan informasi seputar CPU (nama dan kecepatan prosesor), Mainboard terutama vendor, model, bios, chipset dan graphic interface.  Juga menampilkan info sepiutar memori dan system yang digunakan plus DirectX



AIDA32
tools ini juga sama fungsinya sama tools-tools yang di atasa cuman hanya fitur-fiturnya saja yang berbeda
inilah fitur yang di miliki aida32 :
  • Informasi Komputer
  • Motherboard
  • Sistem Operasi
  • Server
  • Dispaly
  • Multimedia
  • Storage
  • Input
  • Network
  • DirectX
  • Devices
  • Software
  • Config
  • Misc
  • Bechmark


Selasa, 22 Januari 2013

Beberapa Perintah dasar di Linux

Berikut ini ada beberapa perintah dasar yang biasa digunakan untuk mengoperasikan dan mengadministrasi sistem berbasis Linux pada mode command-line-interface atau biasa disebut mode KONSOLE.↓↓↓↓
alias : Untuk membuat alias dan menampilkan alias yang sudah diset
sebelumnya.
cp: Copy, untuk melakukan proses copy file
Syntax : cp [options] file_sumber file_tujuan
chmod: Untuk mengganti perijinan pada file atau direktori.
Syntax : chmod [options] file_atau_direktori
chown: Mengganti kepemilikan atas file atau direktori
Syntax : chown [options] username:groupname
chgrp: Untuk mengganti grup pemilik suatu file atau direktori
Syntax : chgrp [options] groupname
clear: Untuk membersihkan tampilan layar monitor
Syntax : clear
Note : untuk melakukan clear dengan cepat, Anda dapat menggunakan
kombinasi tombol CTRL + L
cat: Menampilkan isi dari suatu file
Syntax : cat nama_file
cd: Change Directory, untuk berpindah/berganti direktori.
Syntax : cd nama_direktori
cal: Menampilkan kalender
.
date: Menampilkan informasi tanggal dan waktu saat ini.
Syntax : date
du: Menampilkan penggunaan kapasitas harddisk oleh suatu direktori.
df: Menampilkan penggunaan partisi harddisk secara keseluruhan. df –h
file:Untuk melihat tipe file.
Syntax : file nama_file
head: Secara default menampilkan 10 baris pertama pada suatu file. Jika
ingin menampilkan jumlah baris yang berbeda dapat menggunakan option -n
diikuti jumlah baris yang diinginkan.
Syntax : head [options] nama_file
history: Menampilkan perintah-perintah yang telah digunakan sebelumnya. Note:
Linux memiliki fasilitas untuk menyimpan perintah-perintah yang pernah
digunakan.
Syntax : history
init: Untuk mengganti run level. Note: Karena penggunaan run level adalah hal
yang berpengaruh besar pada sistem, maka untuk melakukan ini harus
menggunakan SUPER-USER atau yang memiliki kemampuan sama dengan root.
Syntax : init run_level
ls: Untuk menampilkan isi dari suatu direktori.
Syntax : ls [options] nama_file_atau_direktori
less: Untuk menampilkan isi dari suatu file. Dengan perintah “less”, saat
menampilkan suatu file maka file akan terbuka dan dapat di scroll-up &
scroll-down. Untuk keluar dari tampilan “less” dapat dilakukan dengan
menekan tombol ‘q’. Perintah less ini lebih cocok dikatakan sebagai fileviewer,
karena dapat menampilkan file tetapi tidak dapat melakukan proses
update/editing.
Syntax : less nama_file
Contoh : less index.html
man: Menampilkan halaman bantuan/manual (help-page) untuk perintah yang
diminta. Linux memiliki kelengkapan dokumentasi yang sangat tepat untuk
dijadikan referensi. Halaman bantuan/manual ini biasanya selalu disertakan
pada masing-masing program/perintah dan yang bersifat sangat informatif.
Untuk menampilkan halaman-halaman manual, sistem menggunakan program
“less”, karena itu untuk keluar dari halaman manual dapat dilakukan dengan
menekan tombol ‘q’.
Syntax : man nama_perintah
mkdir: Membuat direktori
Syntax : mkdir nama_direktori
mv: Untuk memindahkan atau mengganti nama suatu file atau direktori.
Syntax : mv file_atau_direktori_sumber file_atau_direktori_tujuan
ping: Untuk melakukan test konektivitas/hubungan antara dua komputer dalam
suatu jaringan (LAN).
Syntax : ping [options] ip-address
pwd: Present Working Directory, menampilkan informasi direktori aktif saat
ini.
Syntax : pwd
su: Untuk berganti user aktif. Jika hanya menggunakan su saja maka
diasumsikan user yang dituju adalah root.
Syntax : su [options] nama_user
tail: Secara default menampilkan 10 baris terakhir pada suatu file. Jika ingin
menampilkan jumlah baris yang berbeda dapat menggunakan option -n diikuti
jumlah baris yang diinginkan.
Syntax : tail [options] nama_file
top: Untuk menampilkan aplikasi yang menggunakan resource CPU dan MEMORI
terbesar pada sistem.
Syntax : top
uname: Menampilkan informasi Sistem Operasi (distro, versi, nama mesin
dll).
Syntax : uname [options]
vi: Teks editor vi.
Syntax : vi [nama_file]
Beberapa perintah dasar vi yang banyak digunakan adalah :
i : masuk ke mode INSERT, agar dapat melakukan pengetikan
dd : untuk menghapus sebanyak 1 baris.
dnd : untuk menghapus sebanyak N baris.
yyp : untuk meng-copy 1 baris penuh.
[ESC] : untuk keluar dari mode yang sedang aktif.
:w : untuk menyimpan file (w = write).
:q : untuk keluar dari vi (q = quit).
:wq : untuk menyimpan file dan langsung keluar dari vi (wq = write quit)
who: menampilkan informasi user yang sedang login pada sistem.
Syntax : who
whoami: Menampilkan informasi user yang digunakan.
Syntax : whoami
wc: Word Count, menampilkan jumlah bytes, kata dan baris dalam suatu fil
Syntax : wc [options] nama_file
chown :Merubah user ID (owner) sebuah file atau direktori
fg :Mengembalikan suatu proses yang dihentikan sementar(suspend) agar berjalan kembali di foreground.
grep : Global regular expresion parse atau grep adalah perintah untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah Anda tentukan.
gzip : Ini adalah software kompresi zip versi GNU, fungsinya untuk mengkompresi sebuah file. Sintaksnya sangat sederhana
halt : Perintah ini hanya bisa dijalankan oleh super user atau Anda harus login sebagai root. Perintah ini untuk memberitahu kernel supaya mematikan sistem atau shutdown
hostname : Untuk menampilkan host atau domain name sistem dan bisa pula digunakan untuk mengesset nama host sistem.
kill: Perintah ini akan mengirimkan sinyal ke sebuah proses yang kita tentukan. Tujuannya adalah menghentikan proses
less: Fungsinya seperti perintah more.
login: Untuk masuk ke sistem dengan memasukkan login ID atau dapat juga digunakan untuk berpindah dari user satu ke user lainnya.
logout: Untuk keluar dari sistem.
ls:  Menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah
dir :di DOS. Anda dapat menggunakan beberapa option yang disediakan untuk mengatur tampilannya di layar. Bila Anda menjalankan perintah ini tanpa option maka akan ditampilkan seluruh file nonhidden(file tanpa awalan tanda titik) secara alfabet dan secara melebar mengisi kolom layar. Option -la artinya menampilkan seluruh file/all termasuk file hidden(file dengan awalan tanda titik) dengan format panjang.
man: Untuk menampilkan manual pageatau teks yang menjelaskan secara detail bagaimana cara penggunaan sebuah perintah. Perintah ini berguna sekali bila sewaktu-waktu Anda lupa atau tidak mengetahui fungsi dan cara menggunakan sebuah perintah.
mesg: Perintah ini digunakan oleh user untuk memberikan ijin user lain menampilkan pesan dilayar terminal. Misalnya mesg Anda dalam posisi y maka user lain bisa menampilkan pesan di layar Anda dengan
write atau talk.
$ mesg y atau mesg n
Gunakan mesg n bila Anda tidak ingin diganggu dengan tampilan pesan-pesan dari user lain.
mkdir: Membuat direktori baru, sama dengan perintah md di DOS.
more: Mempaging halaman, seperti halnya less
mount: Perintah ini akan me-mount filesystem ke suatu direktori atau mount-point yang telah ditentukan. Hanya superuser yang bisa menjalankan perintah ini. Untuk melihat filesystem apa saja beserta mount-pointnya saat itu, ketikkan perintah mount.
mv:  Untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Bila argumen yang kedua berupa sebuah direktori maka mv akan memindahkan file ke direktori tersebut. Bila kedua argumen berupa file maka nama file pertama akan menimpa file kedua. Akan terjadi kesalahan bila Anda memasukkan lebih dari dua argumen kecuali argumen terakhir berupa sebuah direktori.
passwd: Digunakan untuk mengganti password. Anda akan selalu diminta mengisikan password lama dan selanjutnya akan diminta mengisikan password baru sebanyak dua kali. Password sedikitnya terdiri dari enam karakter dan sedikitnya mengandung sebuah karakter.
pwd: Menampilkan nama direktori dimana Anda saat itu sedang berada.
rm : Untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus direktori. Gunakan secara hati-hati perintah ini terutama dengan option -r yang secara rekursif dapat mengapus seluruh file.
Syntax : rm [options] nama_file_atau_direktori
rmdir: Untuk menghapus direktori kosong.
Syntax : rmdir [options]
shutdown: Perintah ini untuk mematikan sistem, seperti perintahhalt. Pada beberapa sistem anda bisa menghentikan komputer dengan perintah shutdown -h now dan merestart sistem dengan perintah shutdown -r now atau dengan kombinasi tombol Ctr-Alt-Del.
su: Untuk login sementara sebagai user lain. Bila user ID tidak disertakan maka komputer menganggap Anda ingin login sementara sebagai super user atau root. Bila Anda bukan root dan user lain itu memiliki password maka Anda harus memasukkan passwordnya dengan benar. Tapi bila Anda adalah root maka Anda dapat login sebagai user lain tanpa perlu mengetahui password user tersebut.
talk: Untuk mengadakan percakapan melalui terminal. Input dari terminal Anda akan disalin di terminal user lain, begitu sebaliknya.
tar: Menyimpan dan mengekstrak file dari media seperti tape drive atau hard disk. File arsip tersebut sering disebut sebagai file tar.
umount: Adalah kebalikan dari perintahmount, yaitu untuk meng-unmount filesystem dari mount-pointnya. Setelah perintah ini dijalankan direktori yang menjadi mount-point tidak lagi bisa digunakan.
unalias: Kebalikan dari perintah alias, perintah ini akan membatalkan sebuah alias. Jadi untuk membatalkan alias dir seperti telah dicontohkan di atas, gunakan perintah:
$ unalias dir
unzip: Digunakan untuk mengekstrak atau menguraikan file yang dikompres denganzip. Sintaknya sederhana dan akan mengekstrak file yang anda tentukan:
$ unzip <namafile>
wall: Mengirimkan pesan dan menampilkannya di terminal tiap user yang sedang login. Perintah ini berguna bagi superuser atau root untuk memberikan peringatan ke seluruh user, misalnya pemberitahuan bahwa server sesaat lagi akan dimatikan.
# who Dear, everyone….. segera simpan pekerjaan kalian, server akan saya matikan 10 menit lagi.
who: Untuk menampilkan siapa saja yang sedang login. Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai login name, jenis terminal, waktu login dan remote hostname untuk setiap user yang saat itu sedang login.

Beberapa Perintah dasar di Linux

Berikut ini ada beberapa perintah dasar yang biasa digunakan untuk mengoperasikan dan mengadministrasi sistem berbasis Linux pada mode command-line-interface atau biasa disebut mode KONSOLE.↓↓↓↓
alias : Untuk membuat alias dan menampilkan alias yang sudah diset
sebelumnya.
cp: Copy, untuk melakukan proses copy file
Syntax : cp [options] file_sumber file_tujuan
chmod: Untuk mengganti perijinan pada file atau direktori.
Syntax : chmod [options] file_atau_direktori
chown: Mengganti kepemilikan atas file atau direktori
Syntax : chown [options] username:groupname
chgrp: Untuk mengganti grup pemilik suatu file atau direktori
Syntax : chgrp [options] groupname
clear: Untuk membersihkan tampilan layar monitor
Syntax : clear
Note : untuk melakukan clear dengan cepat, Anda dapat menggunakan
kombinasi tombol CTRL + L
cat: Menampilkan isi dari suatu file
Syntax : cat nama_file
cd: Change Directory, untuk berpindah/berganti direktori.
Syntax : cd nama_direktori
cal: Menampilkan kalender
.
date: Menampilkan informasi tanggal dan waktu saat ini.
Syntax : date
du: Menampilkan penggunaan kapasitas harddisk oleh suatu direktori.
df: Menampilkan penggunaan partisi harddisk secara keseluruhan. df –h
file:Untuk melihat tipe file.
Syntax : file nama_file
head: Secara default menampilkan 10 baris pertama pada suatu file. Jika
ingin menampilkan jumlah baris yang berbeda dapat menggunakan option -n
diikuti jumlah baris yang diinginkan.
Syntax : head [options] nama_file
history: Menampilkan perintah-perintah yang telah digunakan sebelumnya. Note:
Linux memiliki fasilitas untuk menyimpan perintah-perintah yang pernah
digunakan.
Syntax : history
init: Untuk mengganti run level. Note: Karena penggunaan run level adalah hal
yang berpengaruh besar pada sistem, maka untuk melakukan ini harus
menggunakan SUPER-USER atau yang memiliki kemampuan sama dengan root.
Syntax : init run_level
ls: Untuk menampilkan isi dari suatu direktori.
Syntax : ls [options] nama_file_atau_direktori
less: Untuk menampilkan isi dari suatu file. Dengan perintah “less”, saat
menampilkan suatu file maka file akan terbuka dan dapat di scroll-up &
scroll-down. Untuk keluar dari tampilan “less” dapat dilakukan dengan
menekan tombol ‘q’. Perintah less ini lebih cocok dikatakan sebagai fileviewer,
karena dapat menampilkan file tetapi tidak dapat melakukan proses
update/editing.
Syntax : less nama_file
Contoh : less index.html
man: Menampilkan halaman bantuan/manual (help-page) untuk perintah yang
diminta. Linux memiliki kelengkapan dokumentasi yang sangat tepat untuk
dijadikan referensi. Halaman bantuan/manual ini biasanya selalu disertakan
pada masing-masing program/perintah dan yang bersifat sangat informatif.
Untuk menampilkan halaman-halaman manual, sistem menggunakan program
“less”, karena itu untuk keluar dari halaman manual dapat dilakukan dengan
menekan tombol ‘q’.
Syntax : man nama_perintah
mkdir: Membuat direktori
Syntax : mkdir nama_direktori
mv: Untuk memindahkan atau mengganti nama suatu file atau direktori.
Syntax : mv file_atau_direktori_sumber file_atau_direktori_tujuan
ping: Untuk melakukan test konektivitas/hubungan antara dua komputer dalam
suatu jaringan (LAN).
Syntax : ping [options] ip-address
pwd: Present Working Directory, menampilkan informasi direktori aktif saat
ini.
Syntax : pwd
su: Untuk berganti user aktif. Jika hanya menggunakan su saja maka
diasumsikan user yang dituju adalah root.
Syntax : su [options] nama_user
tail: Secara default menampilkan 10 baris terakhir pada suatu file. Jika ingin
menampilkan jumlah baris yang berbeda dapat menggunakan option -n diikuti
jumlah baris yang diinginkan.
Syntax : tail [options] nama_file
top: Untuk menampilkan aplikasi yang menggunakan resource CPU dan MEMORI
terbesar pada sistem.
Syntax : top
uname: Menampilkan informasi Sistem Operasi (distro, versi, nama mesin
dll).
Syntax : uname [options]
vi: Teks editor vi.
Syntax : vi [nama_file]
Beberapa perintah dasar vi yang banyak digunakan adalah :
i : masuk ke mode INSERT, agar dapat melakukan pengetikan
dd : untuk menghapus sebanyak 1 baris.
dnd : untuk menghapus sebanyak N baris.
yyp : untuk meng-copy 1 baris penuh.
[ESC] : untuk keluar dari mode yang sedang aktif.
:w : untuk menyimpan file (w = write).
:q : untuk keluar dari vi (q = quit).
:wq : untuk menyimpan file dan langsung keluar dari vi (wq = write quit)
who: menampilkan informasi user yang sedang login pada sistem.
Syntax : who
whoami: Menampilkan informasi user yang digunakan.
Syntax : whoami
wc: Word Count, menampilkan jumlah bytes, kata dan baris dalam suatu fil
Syntax : wc [options] nama_file
chown :Merubah user ID (owner) sebuah file atau direktori
fg :Mengembalikan suatu proses yang dihentikan sementar(suspend) agar berjalan kembali di foreground.
grep : Global regular expresion parse atau grep adalah perintah untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah Anda tentukan.
gzip : Ini adalah software kompresi zip versi GNU, fungsinya untuk mengkompresi sebuah file. Sintaksnya sangat sederhana
halt : Perintah ini hanya bisa dijalankan oleh super user atau Anda harus login sebagai root. Perintah ini untuk memberitahu kernel supaya mematikan sistem atau shutdown
hostname : Untuk menampilkan host atau domain name sistem dan bisa pula digunakan untuk mengesset nama host sistem.
kill: Perintah ini akan mengirimkan sinyal ke sebuah proses yang kita tentukan. Tujuannya adalah menghentikan proses
less: Fungsinya seperti perintah more.
login: Untuk masuk ke sistem dengan memasukkan login ID atau dapat juga digunakan untuk berpindah dari user satu ke user lainnya.
logout: Untuk keluar dari sistem.
ls:  Menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah
dir :di DOS. Anda dapat menggunakan beberapa option yang disediakan untuk mengatur tampilannya di layar. Bila Anda menjalankan perintah ini tanpa option maka akan ditampilkan seluruh file nonhidden(file tanpa awalan tanda titik) secara alfabet dan secara melebar mengisi kolom layar. Option -la artinya menampilkan seluruh file/all termasuk file hidden(file dengan awalan tanda titik) dengan format panjang.
man: Untuk menampilkan manual pageatau teks yang menjelaskan secara detail bagaimana cara penggunaan sebuah perintah. Perintah ini berguna sekali bila sewaktu-waktu Anda lupa atau tidak mengetahui fungsi dan cara menggunakan sebuah perintah.
mesg: Perintah ini digunakan oleh user untuk memberikan ijin user lain menampilkan pesan dilayar terminal. Misalnya mesg Anda dalam posisi y maka user lain bisa menampilkan pesan di layar Anda dengan
write atau talk.
$ mesg y atau mesg n
Gunakan mesg n bila Anda tidak ingin diganggu dengan tampilan pesan-pesan dari user lain.
mkdir: Membuat direktori baru, sama dengan perintah md di DOS.
more: Mempaging halaman, seperti halnya less
mount: Perintah ini akan me-mount filesystem ke suatu direktori atau mount-point yang telah ditentukan. Hanya superuser yang bisa menjalankan perintah ini. Untuk melihat filesystem apa saja beserta mount-pointnya saat itu, ketikkan perintah mount.
mv:  Untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Bila argumen yang kedua berupa sebuah direktori maka mv akan memindahkan file ke direktori tersebut. Bila kedua argumen berupa file maka nama file pertama akan menimpa file kedua. Akan terjadi kesalahan bila Anda memasukkan lebih dari dua argumen kecuali argumen terakhir berupa sebuah direktori.
passwd: Digunakan untuk mengganti password. Anda akan selalu diminta mengisikan password lama dan selanjutnya akan diminta mengisikan password baru sebanyak dua kali. Password sedikitnya terdiri dari enam karakter dan sedikitnya mengandung sebuah karakter.
pwd: Menampilkan nama direktori dimana Anda saat itu sedang berada.
rm : Untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus direktori. Gunakan secara hati-hati perintah ini terutama dengan option -r yang secara rekursif dapat mengapus seluruh file.
Syntax : rm [options] nama_file_atau_direktori
rmdir: Untuk menghapus direktori kosong.
Syntax : rmdir [options]
shutdown: Perintah ini untuk mematikan sistem, seperti perintahhalt. Pada beberapa sistem anda bisa menghentikan komputer dengan perintah shutdown -h now dan merestart sistem dengan perintah shutdown -r now atau dengan kombinasi tombol Ctr-Alt-Del.
su: Untuk login sementara sebagai user lain. Bila user ID tidak disertakan maka komputer menganggap Anda ingin login sementara sebagai super user atau root. Bila Anda bukan root dan user lain itu memiliki password maka Anda harus memasukkan passwordnya dengan benar. Tapi bila Anda adalah root maka Anda dapat login sebagai user lain tanpa perlu mengetahui password user tersebut.
talk: Untuk mengadakan percakapan melalui terminal. Input dari terminal Anda akan disalin di terminal user lain, begitu sebaliknya.
tar: Menyimpan dan mengekstrak file dari media seperti tape drive atau hard disk. File arsip tersebut sering disebut sebagai file tar.
umount: Adalah kebalikan dari perintahmount, yaitu untuk meng-unmount filesystem dari mount-pointnya. Setelah perintah ini dijalankan direktori yang menjadi mount-point tidak lagi bisa digunakan.
unalias: Kebalikan dari perintah alias, perintah ini akan membatalkan sebuah alias. Jadi untuk membatalkan alias dir seperti telah dicontohkan di atas, gunakan perintah:
$ unalias dir
unzip: Digunakan untuk mengekstrak atau menguraikan file yang dikompres denganzip. Sintaknya sederhana dan akan mengekstrak file yang anda tentukan:
$ unzip <namafile>
wall: Mengirimkan pesan dan menampilkannya di terminal tiap user yang sedang login. Perintah ini berguna bagi superuser atau root untuk memberikan peringatan ke seluruh user, misalnya pemberitahuan bahwa server sesaat lagi akan dimatikan.
# who Dear, everyone….. segera simpan pekerjaan kalian, server akan saya matikan 10 menit lagi.
who: Untuk menampilkan siapa saja yang sedang login. Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai login name, jenis terminal, waktu login dan remote hostname untuk setiap user yang saat itu sedang login.

Kamis, 10 Januari 2013


PC TROUBLESHOOTING


MOTHERBOARD
Pengujian
1. Sambungkan bekalan kuasa, monitor dan kad display (tidak perlu sekiranya on-board) kepada motherboard.
2. Kad display yang digunakan adalah bergantung kepada jenis monitor yang digunakan samada VGA/SVGA dll.
3. Sambungkan kabel bekalan kuasa pada motherboard. (Pastikan wayar hitam bertemu hitam)
4. Kemudian sambungkan kabel bekalan kuasa monitor kepada bekalan kuasa dan kabel data monitor perlu disambungkan
    kepada kad display yang digunakan.
5. Untuk langkah keselamatan supaya tidak berlaku ‘short circuit’ pada motherboard, lapikkan motherboard dengan benda-benda
    berpenebat seperti kertas, plastik,papan dan sebagainya.
6. Akhir sekali setelah semuanya dipasang, ‘ON’kan suis bekalan kuasa.
7. Jika motherboard tersebut ‘OK’ monitor akan mengeluarkan image pada skrin.
8. Jika tidak, ia menunjukkan bahawa motherboard tersebut adalah rosak.
Troubleshooting
1. NO DISPLAY
    Biasanya keadaan ini adalah disebabkan oleh bateri leakage (cair). Kesan daripada bateri leakage ini menyebabkan litar
    menjadi putus dan menyebabkan ‘short circuit’ pada motherboard.
    SOLUTION
    Mula-mula buka bateri supaya senang dilihat manakah litar yang putus disebabkan oleh cairan bateri tadi. Selepas itu, perlu
    mengikis kesan-kesan cairan pada litar-litar  yang berkemungkinan telah putus supaya mudah diperiksa nanti. Untuk memastikan
    litar-litar yang dikikis tadi putus atau tidak, gunakan multimeter. Jika jarum multimeter menunjukkan bacaan menunjukkan litar
    tidak putus dan begitulah sebaliknya. Jika didapati litar putus, sambungkan kembali dengan menggunakan wayar ataupun
    apa-apa sahaja yang boleh mengalirkan arus pada litar. Setelah selesai memeriksa litar-litar tadi, gantikan bateri yang rosak
    dengan bateri yang baru. Kemudian buat pengujian kepada motherboard tersebut.
 
2. DISPLAY
    RAM Error
    Biasanya paparan ini dihasilkan oleh komputer jenis XT. Keadaan ini disebabkan oleh RAM (64Mb/128Mb/256Mb) pada
    bahagian Bank ) telah rosak
    SOLUTION
    Periksa semua RAM pada bahagian BANK 0 dan pastikan manakah yang rosak. Tukarkan RAM ini dengan yang baru.
 
3. DISPLAY
    Memory Size Error
    Keadaan ini adalah disebabkan oleh nilai Cache Memory yang dimasukkan ke dalam ‘Setup’ adalah tidak betul mengikut nilai
    RAM yang digunakan.
    SOLUTION
    Boot komputer ini kembali dan tekan Ctrl-Alt-Esc serentak untuk masuk ke ‘Setup’. Tukar nilai Cache Memory kepada nilai yang
    betul. Contohnya 348 kepada 384. Save ‘Setup’ ini dan boot kembali komputer.
 
4. DISPLAY
    Decreasing Available Memory
    Ini mungkin disebabkan oleh RAM chip terangkat, rosak atau SIMMs tidak dimasukkan dengan sempurna.
    SOLUTION
    Periksa SIMMs samada ia dimasukkan dengan sempurna pada soketnya dan ganti jika perlu.
 
5. DISPLAY
    Disket Drive 0 Track 0 Failed
    Konfigurasi sistem silap. Drive yang sepatutnya tidak sama dengan ‘Setup’. Ia mungkin juga kerana kabel drive tidak
    dipasangkan dengan betul.
    SOLUTION
    Periksa ‘Setup’ dan pastikan drive yang betul telah dimasukkan pada konfigurasi. Kemudian periksa kabel drive samada ia
    dipasangkan dengan betul atau tidak mengikut prosedur yang dittetapkan.
 
6. DISPLAY
    Gate A 20 Failure
    Keyboard XT telah dipasangkan dengan tidak sengaja pada sistem komputer AT. Ia akan mengeluarkan bunyi beep seklai yang
    nyaring.
    SOLUTION
    Periksa suis yang terdapat dibawah keyboard dan setkkan kepada suis AT jika menggunkan komputer jenis AT. Jika display
    error yang sama masih ujud, maka gantikan dengan keyboard yang baru.
 
7. DISPLAY
    No Timmer Tick
    Ini mungkin kerana litar ‘timmer’ rosak atau chip BIOS rosak atau mungkin juga kerana versi BIOS yang digunakan adalah versi
    lama.
    SOLUTION
    Masalah ini tidak dapat diselesaikan melainkan dengan bantuan daripada dealer.
 
8. DISPLAY
    [xxx] Optional ROM Bad Cheksum = [xxx]
    Kad-kad BIOS tertentu mungkin rosak
    SOLUTION
    Masalah ini tidak dapat diselesaikan melainkan dengan menukarkannya dengan yang baru.
 
9. DISPLAY
    Non System Disk OR Disk Failure
    Ini disebabkan oleh komputer membaca sistem bootign dari Drive A dan didapati tiada sistem boot didalamnya.
    SOLUTION
    Keluarkan disket dari Drive A dan ‘press any key to continue’. Sistem akan terus boot daripada Hard Disk.
 
10. DISPLAY
    Error Code [xxx]
    [xxx] – mewakili komponen-komponen yang perlu diperiksa dan berkemungkinan rosak.
    Jadual dibawah menunjukkan kod-kod yang mewakili komponen-komponen tersebut
    Kod Kesalahan                         Komponen yang perlu diperiksa
        101-199                                             System Board
        201-299                                             RAM
        301-399                                             Keyboard
        601-699                                             Floppy Drive
        901-999                                             Printer
        1101-1199                                         Serial Port
        1701-1799                                         Hard Disk
    SOLUTION
    Periksa kesemua komponen-komponen mengikut kod-kod yang dipaparkan pada skrin. Pastikan bahawa komponen-komponen
    ini disambungkan dengan betul pada tempatnya, komponen tidak terangkat daripada motherboard, wayar bekalan kuasa
    disambungkan pada komponen yang memerlukan bekalan kuasa dan lain-lain lagi.
 
11. SOUND
    Beep kedengaran daripada speaker. Bunyi beep ini membawa makna-makna yang tertentu bagi menentukan
    komponen-komponen mana yang berkemungkinan rosak.
    Jadual dibawah menunjukkan bilangan ‘beep’ dan komponen-komponen yang perlu diperiksa:-
    Bilangan bunyi ‘Beep’     Komponen yang perlu diperiksa
        1-4                                              Memory
          5                                               CPU
          6                                               Keyboard
          7                                               CPU
          8                                               Video Card
          9                                               BIOS
        10                                               CMOS
        11                                               Cache Memory
    SOLUTION
    * Sama seperti langkah 10.
     Kecuali pada komponen-koponen Memory, Cache Memory, CMOS dan BIOS. Perlu boot kembali komputer ini kembali dan tekan
     Ctrl-Alt-Esc serentak untuk masuk ke ‘Setup’. Pastikan kesemua komponen ini telah disetkan dengan nilai-nilai yang betul mengikut
     specifikasi yang terdapat di dalam manual motherboard.
 
 
BEKALAN KUASA
Troubleshooting
SYMPTOM 1 :  Talian kuasa ‘BLACKOUT’
Faktor   :  Guruh atau dipanah petir
SOLUTION
1. Tutup unit bekalan kuasa.
2. Cabut plug daripada soketnya.
3. Tunggu beberapa minit setelah kuasa kembali pulih sebelum menghidupkan semula unit bekalan kuasa.
 
SYMPTOM 2 :   Sistem komputer ‘BLACKOUT’. Tiada bekalan kuasa pada mana-mana
                            bahagian.
Faktor   :      Fius terbuka
                     Perintang penghad rosak
                     Transistor rosak
                     Rektifier Diod rosak
                     Litar utama terbuka pada transformer utama
                    Faktor Utama adalah berlaku litar pintas atau komponen-komponen terlalu panas.
Pastikan :     Adakah semua kabel dimasukkan dengan betul?
                     Apakah suis telah di ‘ON’ kan?
SOLUTION
1. Cari punca yang menyebabkan berlakunya pintasan dan buang.
2. Gantikan komponen-komponen yang rosak dengan yang baru.
 
SYMPTOM 3 :  Voltan keluaran yang rendah.
Faktor   :      Litar Rektifier Diod terputus
                     Diod berintangan tinggi
                     Kapasitor penapis litar terbuka
                     Rektifier Diod rosak
                     Transformer terlalu panas
SOLUTION
1. Cari komponen-komponen yang rosak dengan mengguna Multimeter/Huntron Traker.
2. Gantikan dengan komponen-komponen yang baru.
 
SYMPTOM 4 :  Keluaran Voltan DC lebih tinggi dari kebiasaan.
Faktor   :  Kerosakan pada litar Regulator.
SOLUTION
1. Periksa IC TL494, transistor-transitor dan diod-diod pada lita Regulator.
 
MONITOR
Troubleshooting
Jenis kerosakan: Gambar menjadi kembang mengikut arah menegak.
Cara membaiki:
Kerosakan begini selalunya disebabkan oleh perintang bolehubah yang digunakan sebagai pelaras Vertical Hold rosak. Jika perintang ini elok berkemungkinan komponen-komponen yang terdapat pada bahagian Vertical Hold telah lekang daaripada papan litar utama.
Jenis kerosakan: Gambar menjadi kembang mengikut arah melintang.
Cara membaiki:
Keadaan ini mungkin disebabkan oleh komponen-komponen yang terdapat pada bahagian Horizontal Hold telah lekang daripada litarnya. Periksa semua komponen yang terdapat pada bahagian ini dan paterikan kembali jika didapati ia lekang.
Jenis kerosakan: Gambar menjadi terlalu cerah atau kuning.
Cara membaiki:
Keadaan ini dapat diatasi dengan melaraskan kawalan ‘screen’ pada ‘transformer flyback’. Kerosakan mungkin berlaku pada sekitar transformer ini terutama sekali perintang. Jikalau tidak, kerosakan mungkin disebabkan oleh perintang kawalan pada bahagian ‘brightness’ ataupun ‘contrast’ telah rosak.
Jenis kerosakan: Bila suis monitor di’on’kan dalam masa beberapa minit, maklumat atau data mengecut menyebabkan layar terus gelap.
Cara membaiki:
Jika berlaku begini, biasanya terdapat komponen sekitar bekalan kuasa sangat tinggi (transformer flyback) rosak. Kerosakan mungkin berlaku pada kapasitor. Ia juga mungkin disebabkan oleh transistor yang tidak tahan dengan kepanasan rosak. Periksa dengan menggunakan multimeter/Huntron Tracker. Biasanya kerosakan ini sering berlaku pada monitor jenis INTRA yang usianya telah tua.
Jenis kerosakan: Bila monitor di’ON’kan terdapat garis putih mendatar (mengufuk) pada skrin tetapi data tidak keluar.
Cara membaiki:
Kerosakan ini berlaku pada Litar Bersepadu (IC) TDA 1170N atau TEA 2017 iaitu bahagian Sync. Separator (Pemisah Penyegerak). Gunakan Huntrton Tracker untuk menguji IC ini. Bahagian ‘Sync Separator’ biasanya menggunakan IC TDA 1170N atau TEA 2017. berkemungkinan juga berlaku kerosakan pada komponen-komponen lain di sekitar IC ini seperti transistor dan perintang.
Jenis kerosakan: Bila ‘ON’ suis, monitor mengeluarkan asap ataupun meletup.
Cara membaiki:
Kerosakan jenis ini adalah paling bahaya kerana ia akan mengakibaatkan berlakunya litar pintas pada mana-mana bahagian board monitor. Ia adalah disebabkan oleh track yang short di antara satu sama lain ataupun track telah putus dan short dengan komponen lain. Kerosakan ini sememangnya mudah dikesan kerana bahagian yang short akan kelihatan hitam seperti telah terbakar. Periksa track manakah yang telah putus dan short, kemudian sambungkannya kembali. Perlu juga memeriksa komponen-komponen di sekitar kawasan terbakar samada rosak/tidak. Sekiranya didapati rosak gantikannya dengan yang baru.
Jenis kerosakan: Tompokon-tompokan warna yang tidak sekata pada layar monitor.
Cara membaiki:
Keadaan ini adalah disebabkan oleh ‘magnetic field’nya yang tidak sekata. Dapat dibailki dengan menggunakan sejenis alat electromagnet. Apabila hendak menggunakan alat ini sambungkannya terlebih dahulu kepada bekalan kuasa 240 a.u. (ulang-alik). Jika tidak disambungkan kepada bekalan kuasa, alat ini tidak akan berfungsi. Alat ini hendaklah dipusingkan di hadapan layar monitor semasa monitor dalam keadaan suis ‘ON’. Pusingan ini hendaklah dilakukan sehingga warna tompokan pada monitor menjadi sekata kembali. Selain itu besi magnet juga boleh digunakan.
 
KEYBOARD
Cara-cara Servis Keyboard
    -     Mula-mula buka casing yang mengikat kekunci (key) dengan cara membuka skru pada bahagian belakang keyboard.
    -     Cuci casing tadi dengan menggunakan  spray cleaner.
    -     Selepas itu bersihkan papan litar keyboard dengan menggunakan vakum untuk membuang habuk-habuk yang lekat pada papan litar
           tersebut.
    -     Kemudian buka satu persatu penutup kekunci keyboard dan cuci dengan menggunakan spray cleaner.
    -     Cara membukanya ialah dengan mencungkil penutup itu dengan menggunakan pemutar skru ataupun test pen.
    -     Bersihkan bahagian dalam kaki kekunci keyboard dengan menggunakan Spray Video 90.
    -     Akhir sekali pasangkan kembali casing keyboard dengan mengetatkan kembali skru yang dibuka.
Jenis-jenis Kerosakan Pada Papan Kekunci (Keyboard)
    -     Antara kerosakan pada papan kekunci yang biasa ditemui ialah kekunci tidak dapat berfungsi.
    -     Kerosakan seterusnya ialah papan kekunci tersebut seolah-olah gila, iaitu ia mengeluarkan bentuk-bentuk yang tidak difahami atau
          berlainan daripada apa yang ditaip ke atas papan kekunci.
    -     Ini adalah kerana BIOS CHIP dalam papan kekunci tersebut mengalami kerosakan dan keadaan ini tidak dapat dibaiki kerana tidak
          mempunyai alat ganti.
Megesan Kerosakan Kekunci dengan Menggunakan Multimeter
    Langkah-langkah mengesan kerosakan kekunci dengan menggunakan multimeter ialah:-
    a)     Buka casing papan kekunci. Laraskan julat multimeter pada julat ohm x 10 ohm. Kemudian letakkan wayar probe multimeter pada
            kedua-dua kaki kekunci yang dikhuatiri rosak.
    b)     Jika kekunci dalam keadaan baik,
            Bila kita menekan kekunci, penunjuk multimeter akan bergerak ke kanan dan bila kekunci tidak ditekan, penunjuk multimeter kekal
            dalam keadaan infiniti.
    c)     Jika kekunci dalam keadaan tidak baik atau rosak,
            Bila kita menekan kekunci, penunjuk multimeter kekal pada keadaan inifiniti dan bila kita tidak menekan kekunci penunjuk multimeter
            juga dalam kedaan yang sama.
    d)     Jika sekiranya kekunci mengalami kerosakan, gantikan kekunci tersebut dengan yang baru.
Cara-cara untuk Menjaga Keyboard
    Terdapat banyak cara untuk menjaga keyboard supaya ia terhindar daripada sebarang kerosakan. Antaranya termasuklah seperti:-
    -     Elakkan satu tabiat yang tidak baik iaitu merokok semasa menggunakan komputer.
    -     Buat ujian dengan menggunakan satu software khas iaitu software Qaplus untuk mengesan kekunci manakah yang kurang baik dan
          baiki jika kekunci didapati rosak.
    -     Hindarkan daripada habuk dan sentiasa gunakan penutup keyboard.
    -     Simpan keyboard di tempat yang tertutup dan berhawa dingin.
    -     Semasa membuat pembersihan pada keyboard, keyboard hendaklah diterbalikkan supaya segala bendasing yang terdapat di dalam
          atau di celah-celah kekunci jatuh.
Troubleshooting
Jenis kerosakan: Sebahagian kekunci mengeluarkan aksara yang salah.
Komputer tersalah membaca fail yang betul. Kesalahan ini mungkin disebabkan oleh kecuaian semasa membuat upgraded dari satu DOS version ke DOS version yang lain.
Jenis kerosakan: Paparan skrin ‘Check Keyboard dan Mouse’.
Paparan ini adalah bukan satu kerosakan kerana ia terjadi kerana komputer gagal mencari kod-kod yang yang membolehkan ia mengesan keyboard dan mouse. Paparan di atas juga akan kelihatan sekiranya penguna salah meng’set’kan keyboard AT dengan keyboard XT. Ia juga terjadi disebabkan port untuk keyboard dipasang terbalik. Namun sekiranya keyboard boleh digunakan tanpa masalah, paparan ini boleh diabaikan.
Jenis kerosakan: Satu huruf atau nombor (aksara) terus dipaparkan pada komputer apabila sistem dihidupkan. Mungkin disebabkan oleh kekunci tersebut sentiasa tertekan pada keyboard.
Cara membaiki:
- Buka casing keyboard.
- Cuci bahagian dalam keyboard dan vakum habuk-habuk yang terdapat di dalamnya sehingga bersih.
- Jika terdapat key yang rosak, buat gantian dengan key yang baru.
- Akhir sekali uji keyboard tersebut.
Jenis kerosakan: Tiada nyalaan LED Num Lock, Caps Lock dan Scroll Lock.
Cara membaiki:
- Mula-mula periksa kabel yang menghubungkan keyboard dengan komputer.
- Periksa connector yang menyambungkan komputer dengan keyboard kerana berkemungkinan connector itu longgar.
- Jika connector longgar, cuba ketatkan.
- Jika tiada perubahan berlaku, cuba tukar keyboard tadi dengan keyboard yang baru.
- Jika keyboard baru juga mengalami masalah yang sama berkemungkinan:-
    i)   Bekalan +5 VDC mengalami kerosakan.
    ii)  Bahagian dalaman komputer rosak.
Jenis kerosakan: Semua kekunci mengeluarkan aksara salah apabila ditekan.
Kerosakan ini boleh diuji dengan membuat perbandingan dengan keyboard yang baru. Jika keyboard baru berfungsi dengan baik, maka keyboard lama mungkin mengalami kerosakan pada bahagian dalamannya.
 
HARD DISK
Troubleshooting
Cara-cara Format Hard Disk
 Sebelum melakukan format ke atas hard disk, pastikan terlebih dahulu bahawa di dalam hard disk tersebut tersebut tiudak terdapat data ataupun data telah dipindahkan kepada cakera keras yang lain. Biasanya hard disk di ‘format’ lain sekiranya ia diserang virus. Terdapat beberapa cara untuk melakukan format antaranya:-
1. Menggunakan program DEBUG.
2. Menggunakan program FDISK ( Low level format )
Format Menggunakan program DEBUG
- Mula-mula pasangkan dengan lengkap Hard Disk yang hendak diformat pada satu set komputer yang lengkap.
- Kemudian ‘Boot’kan komputer dengan mengguakan disket yang mempunyai sistem booting di dalamnya.
- Taipkan arahan DEBUG pada A:\> prompt dan tekan ENTER
            A:\> DEBUG
- Selepas itu dibawah arahan ini taipkan seperti beikut:-
            A:\> DEBUG
                   - g=c800:5          Tekan ENTER
- Selepas keluar arahan RETURN tekan ENTER sekali lagi.
- Apabila keluar arahan Y/N, kita perlu pilih/tekan ‘N’
- Hard Disk tersebut akan mula diformat.
 
Format Menggunakan program FDISK (Low Level Format)
- Mula-mula ‘set’kan sistem ‘booting’ kepada drive A: dengan cara memasuki ‘Setup’.
- Kemudian ‘boot’kan komputer tersebut dengan menggunakan disket yang mempunyai sistem ‘booting’ di dalamnya sehingga keluar A:/>.
- Pada A:\> taipkan seperti berikut:-
            A:\> FDISK  Tekan ENTER
- Menu seperti berikut akan dipaparkan pada skrin:-
            Choose one of the following:-
            1. Create DOS partition or Logical DOS Drive.
            2. Set active partition.
            3. Delete partition or Logical DOS Drive.
            4. Display partition information.
            ENTER Choice : [x]
- Pilih ‘4’ dan tekan ENTER untuk melihat partition-partition yang terdapat didalam hard disk.
- Setelah pasti partition mana yang hendak di padamkan (delete), pilih ‘3’ dan tekan ENTER untuk memadamkan partition tersebut.
- Kekalkan partition mana yang tidak mahu di padamkan.
- Kemudian pilih ‘1’ (Create DOS partition) untuk membina semula partition yang dipadam tadi dan juga untuk membolehkan komputer ini
  ‘boot’ dengan sendirinya tanpa menggunakan disket.
- Komputer akan RESTART dengan sendirinya selepas arahan ini.
- Untuk format hard disk, masukkan disket yang mempunyai arahan format ke dalam drive A dan mulakan format dengan menaip arahan
   seperti berikut:-
            A:\> format c:/s/v
- Kemudian satu arahan untuk kepastian akan dipaparkan pada skrin. Pilih ‘Y’ untuk meneruskan arahan format ataupun ‘N’ sekiranya tidak
  mahu format hard disk tersebut.
 
 

Blogger news

Blogroll

About